Karnaval Torongrejo 2025: Sinergi Pemdes, Panitia, dan Aparat Wujudkan Perayaan Berkesan
- Aug 01, 2025
- dimas hamdan
Torongrejo, 1 Agustus 2025 — Balai Desa Torongrejo siang ini menjadi pusat perhatian warga dan perangkat desa. Rapat koordinasi persiapan karnaval dalam rangka Peringatan HUT RI ke-80 digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa Torongrejo, BPD, perwakilan RT/RW, hingga unsur Forkopimcam, termasuk Camat Junrejo Bapak Parman, S.P dan Kapolsek Junrejo Bapak Fredy. Tujuannya jelas: memantapkan aturan, teknis, dan pengamanan agar pelaksanaan karnaval berjalan tertib, aman, dan sesuai harapan bersama.
Kepala Dusun Klerek yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Kepala Desa membuka rapat dengan menekankan pentingnya kejelasan aturan yang berlaku. “Harapannya semua aman, baik bagi masyarakat maupun Pemdes Torongrejo. Agenda ini untuk memantapkan dan memperjelas teknis karnaval kita,” ujarnya.
Ketua BPD Torongrejo menambahkan bahwa terdapat beberapa poin perubahan dari tahun sebelumnya, khususnya terkait himbauan dan larangan. Disepakati bahwa sound system yang digunakan maksimal dibagi menjadi empat sub dengan armada mobil L300. “Yang kita inginkan sederhana: pemerintah desa memfasilitasi, keamanan menjamin keamanan, dan warga bisa senang. Yang terpenting kita tidak melanggar aturan,” tegasnya.
Camat Junrejo dalam sambutannya mengingatkan agar tema karnaval dapat tersampaikan dengan baik melalui pesan dan cerita yang ditampilkan peserta. “Tidak ada larangan penggunaan sound, tapi jangan berlebihan. Saran dari Kapolsek nanti bisa dijalankan. Semoga harapan warga semua bisa terwujud,” ucapnya.
Kapolsek Junrejo, AKP Fredy, menegaskan komitmen penuh pihak kepolisian dan TNI dalam mendukung keamanan. Namun, ia mengingatkan agar panitia menjaga ketertiban demi menghindari pelanggaran. “Jangan sampai karnaval ini jadi seperti diskotik berjalan, dengan sound besar, joget berlebihan, lighting, dan pakaian yang tidak pantas. Kami tidak melarang, tapi membatasi agar tidak kebablasan. Saya yakin karnaval Torongrejo bisa punya karakter dan citra positif,” ujarnya sambil menekankan pentingnya manajemen yang rapi di setiap seksi kepanitiaan, terutama bagian keamanan.
Sekretaris Desa Torongrejo turut memberi arahan agar seluruh kesepakatan dijalankan. “Ini hajat memeriahkan HUT RI ke-80. Kalau melanggar aturan, akan ada sanksi. Harapannya Torongrejo jadi contoh bagi desa lain. Mari kita jaga agar berangkat selamat, pulang selamat, semuanya selamat,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Camat Junrejo juga mengingatkan adanya sejumlah syarat administrasi yang wajib dipenuhi sebelum pelaksanaan karnaval. Di antaranya permohonan izin penggunaan jalan daerah, izin kegiatan ke Polres, kesiapan tenaga medis dan ambulans minimal dua unit, pemadam kebakaran, serta pemberitahuan resmi ke kecamatan. Pihak RT juga diminta menyiapkan surat pernyataan tanggung jawab, data jumlah peserta, jumlah kendaraan, serta mematuhi ketentuan maksimal empat sub peserta meskipun diperbolehkan menggunakan kendaraan engkel.
Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan karnaval Torongrejo berlangsung meriah namun tetap tertib, mengangkat tema budaya, dan meninggalkan kesan positif di mata masyarakat maupun pengunjung. Dengan sinergi antara pemerintah desa, panitia, aparat keamanan, dan warga, Torongrejo optimis karnaval tahun ini bisa menjadi salah satu yang terbaik dan paling berkarakter di wilayah Junrejo.