Kunjungan KOMINFO Dalam Penguatan Peran KIM Sebagai Jembatan Informasi Desa Torongrejo

  • Feb 04, 2026
  • Divani & Thania

Pada hari Rabu 4 Februari 2026, Kominfo berkunjung ke Desa Torongrejo untuk menyampaikan informasi terkait harapan agar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dapat berperan aktif sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai informasi dan program pembangunan. Harapan tersebut muncul seiring dengan pentingnya penyampaian informasi yang tepat dan mudah dipahami oleh masyarakat, salah satunya terkait sosialisasi pencegahan stunting yang menjadi perhatian bersama. Melalui keberadaan KIM, pemerintah desa diharapkan tidak hanya menyampaikan informasi secara formal, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif dengan pendekatan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Dalam pelaksanaannya, KIM memiliki peran penting dalam membantu pemerintah desa menyebarluaskan informasi dengan cara membuat berbagai konten kreatif dan informatif, seperti flyer, infografis, serta media komunikasi lainnya. Konten-konten tersebut dirancang agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat. Namun demikian, tugas KIM tidak hanya sebatas membuat dan menyebarkan konten, melainkan juga memastikan bahwa informasi yang telah disampaikan benar-benar diterima dan dipahami oleh warga. Oleh karena itu, KIM juga bertanggung jawab untuk mengumpulkan tanggapan atau feedback dari masyarakat sebagai bagian dari proses komunikasi dua arah.

Feedback dari masyarakat tersebut diperoleh melalui kegiatan wawancara langsung dengan warga, yang kemudian hasilnya disampaikan kembali kepada pemerintah desa sebagai bahan evaluasi dan masukan dalam perencanaan program selanjutnya. Dengan adanya mekanisme ini, pemerintah desa dapat mengetahui respon masyarakat terhadap informasi yang disampaikan serta menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan di lapangan. Pada tahun ini, Kominfo berharap Desa Torongrejo dapat mulai melaksanakan peran tersebut secara optimal, sehingga KIM benar-benar mampu menjadi mitra strategis dan penghubung yang efektif antara pemerintah desa dan masyarakat.