Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Torongrejo.

  • Dec 10, 2025
  • Divani & Thania

Peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Torongrejo resmi dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, di kawasan Saung Tani yang menjadi pusat kegiatan pertanian masyarakat setempat. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, antara lain Dandim 0818 Malang–Batu, jajaran Forkompinda, Wali Kota Batu, Kepala Desa Torongrejo, Camat Junrejo, serta undangan dari berbagai elemen masyarakat. Momentum tersebut menjadi langkah awal yang penting bagi Desa Torongrejo dalam mewujudkan sistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat melalui keberadaan koperasi desa sebagai wadah penggerak aktivitas usaha rakyat.

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang digagas melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang menargetkan pendirian hingga 80.000 koperasi di seluruh wilayah Indonesia. Program ini dirancang untuk mempercepat pemerataan ekonomi dengan memusatkan pembangunan dari tingkat desa, sehingga masyarakat dapat memiliki akses yang lebih dekat terhadap pelayanan usaha, permodalan, serta jaringan ekonomi yang lebih terstruktur. Dalam sambutannya, Wali Kota Batu, Bapak Nurochman, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih harus mendapat dukungan luas dari masyarakat karena inisiatif ini merupakan program strategis Presiden Prabowo yang menitikberatkan bahwa penguatan ekonomi bangsa harus dimulai dari desa dan warganya. Menurutnya, desa yang memiliki koperasi yang aktif akan lebih mampu menciptakan perputaran ekonomi secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada pusat kota.

Selain itu, Komandan Kodim 0818, Letkol CZI Bayu Nugroho S.Hub.Int., M.I.P., menekankan bahwa dimulainya pembangunan KDMP di Torongrejo merupakan pemicu yang diharapkan dapat mendorong desa dan kelurahan lain di Kota Batu untuk segera mengikuti langkah serupa. Ia menyampaikan bahwa semakin cepat koperasi dibangun dan dijalankan, maka semakin cepat pula masyarakat dapat merasakan manfaatnya, baik dalam hal peningkatan pendapatan, pembukaan lapangan kerja, maupun penguatan ketahanan ekonomi lokal. Beliau berharap langkah Torongrejo ini menjadi gelombang awal perkembangan koperasi di seluruh wilayah Kota Batu.

Torongrejo sendiri menjadi desa pertama di Kota Batu yang memulai pembangunan kantor atau unit usaha KDMP, sehingga menjadi contoh sekaligus perintis bagi wilayah lain. Pemilihan Torongrejo sebagai titik awal tidak terlepas dari semangat masyarakat dan pemerintah desa yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor pertanian dan usaha mikro. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh ruang lebih luas dalam mengembangkan potensi lokal, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat kerja sama antarwarga dalam pengelolaan usaha bersama. Pembangunan koperasi juga diproyeksikan menjadi katalis yang dapat membantu desa lebih mandiri secara finansial dan semakin kuat menghadapi dinamika ekonomi.

Secara keseluruhan, peletakan batu pertama ini bukan hanya sekadar simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi harapan baru bagi warga Torongrejo dan Kota Batu untuk menata masa depan ekonomi yang lebih kokoh, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat. Pemerintah berharap agar keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat segera memberikan manfaat nyata, seperti peningkatan kesejahteraan warga, penguatan usaha kecil, dan terciptanya ruang kreativitas ekonomi bagi generasi muda desa. Dengan fondasi yang baik dan dukungan semua pihak, KDMP Torongrejo diharapkan mampu menjadi pondasi ekonomi yang solid dan menjadi contoh sukses bagi koperasi desa lainnya di seluruh indonesia.